JAKARTA.- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Khoirudin, menilai satu tahun kepemimpinan Pramono Anung dan Rano Karno menjadi masa konsolidasi sekaligus penguatan arah kebijakan pembangunan Jakarta pascatransformasi menuju kota global.
Menurut Khoirudin, berbagai program strategis yang dijalankan Pemprov DKI Jakarta menunjukkan komitmen membangun ibu kota agar semakin maju dan berdaya saing.
“Jakarta akan semakin maju dan berdaya saing global,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Penguatan Penanggulangan Banjir dan InfrastrukturKhoirudin mengapresiasi langkah Pemprov dalam memperkuat penanggulangan banjir melalui normalisasi dan naturalisasi sungai, pembangunan serta optimalisasi pompa dan waduk, hingga peningkatan koordinasi lintas wilayah bersama pemerintah pusat.
Ia menilai, upaya tersebut menjadi fondasi penting dalam mengurangi risiko banjir yang selama ini menjadi tantangan klasik Jakarta.
Namun demikian, ia mengingatkan agar program penanggulangan banjir diintegrasikan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir, termasuk memperkuat koordinasi dengan daerah penyangga dan pengendalian tata ruang.
Transportasi Publik dan Integrasi AntarmodaDi sektor transportasi, perluasan layanan Transjabodetabek dan penguatan integrasi antarmoda dinilai sebagai langkah strategis untuk menekan kemacetan dan mendorong peralihan masyarakat ke transportasi publik.
Meski begitu, Khoirudin menekankan bahwa perluasan jaringan harus diiringi peningkatan kualitas layanan, mulai dari kenyamanan, ketepatan waktu, hingga keterjangkauan tarif.
“Transportasi publik harus benar-benar menjadi pilihan utama masyarakat, bukan sekadar alternatif,” tegasnya.
Pendidikan, KJP Plus, dan Penurunan StuntingDalam bidang sosial dan pendidikan, program sekolah swasta gratis bagi kelompok tertentu serta penguatan KJP Plus disebut sebagai bentuk keberpihakan kepada kelompok rentan.
Selain itu, percepatan penurunan stunting dan peningkatan akses layanan kesehatan melalui penguatan fasilitas serta sistem rujukan yang responsif menjadi catatan positif DPRD.
Namun, ia mengingatkan agar pelaksanaan program sekolah swasta gratis dan KJP Plus dipastikan tepat sasaran, transparan, serta berkelanjutan dari sisi fiskal.
Upaya penurunan stunting juga dinilai perlu diperkuat melalui pendekatan berbasis keluarga, edukasi gizi, dan intervensi sejak 1.000 hari pertama kehidupan.
DPRD sebagai Mitra StrategisSecara umum, Khoirudin menilai arah kebijakan Pemprov DKI Jakarta sudah berada di jalur yang tepat.
Meski demikian, efektivitas dan ketepatan implementasi program harus terus menjadi perhatian bersama.
“DPRD hadir bukan sebagai oposisi, melainkan mitra strategis yang memastikan setiap rupiah APBD benar-benar memberi manfaat sebesar-besarnya bagi warga Jakarta,” tegasnya.
Ke depan, DPRD mendorong pembangunan Jakarta agar semakin inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tantangan perkotaan modern seperti perubahan iklim, kepadatan penduduk, hingga kesenjangan sosial.
“Insya Allah, dengan komunikasi yang baik antara eksekutif dan legislatif serta dukungan masyarakat, Jakarta akan semakin maju dan berdaya saing global tanpa meninggalkan warganya,” tandas Khoirudin.
