SUBANG – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR, S.IP., membuka agenda Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan yang digelar di Aula Kecamatan Purwadadi, pada Selasa (24/2/2026).
Musrenbang tersebut dilaksanakan dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Subang Tahun 2027, dengan mengusung tema “Subang Terkoneksi Ekonomi lokal Tumbuh, Layanan Publik Menjangkau Pelosok”.
Camat Purwadadi, Andri Darmawan, S.STP., M.M., menyambut baik pelaksanaan Musrenbang kecamatan yang dilangsungkan secara hybrid serta diikuti oleh seluruh Kecamatan di Kabupaten Subang. “Selamat datang di kecamatan Purwadadi” sambutnya.
Sementara itu, Kepala BP4D Subang, Iwan Syahrul Anwar, S.STP., menyampaikan bahwa Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Subang Nomor 3 Tahun 2025 yang menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Subang Tahun 2025-2029, menjadi landasan utama dalam pelaksanaan Musrenbang 2027.
Ia menjelaskan bahwa dalam pelaksanaanya, Musrenbang tingkat kecamatan tahun 2027 harus tersinkronisasi dengan dokumen Astacita Presiden dan Wakil Presiden, sembilan Langkah membangun Jawa Barat Istimewa guna membangun keselarasan visi misi, program dan target pembangunan.
“Bahwa kita harus mensingkronkan dokumen kita dengan pusat dan provinsi”terangnya.
Mengawali sambutannya, Bupati Subang, Kang Rey menyampaikan bahwa perencanaan pembangunan harus dirumuskan secara partisipatif, transparan dan inklusif, guna menjamin keterlibatan masyarakat dalam setiap perencanaan pembangunan daerah.
Selanjutnya, Kang Rey menegaskan bahwa dengan kehadiran media sosial, dapat memberikan dampak positif terhadap layanan publik yang prima dalam bingkai ‘ngawangun bareng rakyat.
’“Keran banyak menampung aspirasi masyarakat melalui sosial media, whatsapp pribadi,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kehadiran ‘Lapor Kang Rey’ merupakan wujud nyata pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat tanpa batas ruang dan waktu Kang Rey juga mengungkapkan bahwa prioritas pembangunan infrastruktur menjadi fokus utama dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkemajuan.
“Bukan tanpa sebab, bahwa jumlah terbesar aduan, keinginan peningkatan prioritas infrastruktur di kabupaten Subang.”tuturnya.
Ia menjelaskan, ditahun pertama kepemimpinannya, 92 km jalan tuntas dibangun, pendidikan menjadi lokus, layanan publik yang prima dan akses kesehatan yang terus diupayakan.
“Jalan harus selesai, sekolah harus layak, layanan kesehatan harus maksimal di puskesmas, ini menjadi target, tidak muluk-muluk dan harus dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Kang Rey juga mengharuskan semua aparatur sipil negara (ASN) untuk turut memperhatikan lansia melalui program ‘Subang nyaah ka indung’.
